POINT 1
Sepertinya ada yang aneh dengan penampilan aku hari ini. Berkali-kali aku bolak-balik cermin, sepertinya tiada beda sekalipun (ya jelas lah ga ada yang berubah sekalipun, yang salah khan bukan cerminnya tapi orang nya). Pedulilah langsung saja aku cabut sekolah.
Dijalan pun aku masih melirik-lirik kaca mobil. Sekedar membereskhan apa yang rusak dalam diriku terkecuali muka karena ga mungkin.
oh ya nama ku bonie bones dengan usia 16 tahun. postur tubuh yang lumayan atletis tapi tinggi badan yang kurang. Orang aneh adalah julukanku sejak dulu, karena aku memang aneh.
Dan akhirnya aku pun sampai di kelas yang dihari ini adalah hari pertama masuk kelas setelah sekian lama liburan Ramadhan dan Idhul fitri, kira-kira 25 hari lah. kegiatan yang dilakukan sama seperti biasanya klo pertama masuk setelah liburan Ramadhan dan Idhul fitri adalah salam minta maaf pada teman dan setelah itu pada guru. Seselesainya aku salaman dengan guru aku langsung balik pulang ke rumah sekitar pukul 13.00 pm lah.
Sepulangnya aku langsung berganti pakaian dari seragam ke pakaian lepas landas ke jalanan dan berutinitas sesuai yang sudah aku rencanakan sejak dulu yaitu pergi jalan-jalan mencari sesuatu dan seperti biasanya sendirian.
"November 2006"
Bangun tidur ini aku ngerasa enak meski tadi susah tidur dan malah impi potong rambut yang akhirnya pada pukul 10.45 aku potong rambut juga. Dengan gaya mollet ku. Siangnya aku pergi sekolah dengan perasaan yang berbeda.
Pada sesampainya aku langsung simpen tas dibangku ku dan meninggalkannya sendirian. Aku kemudian pergi ke bangku guru karena disana terdapat denah posisi duduk anak 2 ipa. disana pula terdapat photo beberapa orang yang sering aku perhatiin dan juga terdapat orang yang aku sayang. Asih sutarsih.
Pernah aku bertanya pada diri ku sendiri "klo dagh lulus ntar boleh ga photo itu buat aku. semua hehehe".tapi pasti klo kejadian aku dipenggal
Kelas pun dimulai pelajaran pertamanya yaitu kimia oleh Bu Ratih dan disuatu waktu Bu Ratih berkata bahwa hampir semua guru laki-laki mewakili semua guru menjadi perwakilan berduka cipta atas wafatnya orang tau guru yang ada disana. DAn semua guru yang mewakili adalah guru yang akan mengajar dikelas XI ipa ini.
Pelajaran pun berakhir dan kelas kosong.Merdeka. banyak aktifitas ga jelas yang ada disana, seperti ngerumpi, ngobrol ga jelas, tidur bahkan ada yang bermain kartu remi ---tapi tanpa judi--- dan aktifitas yang aku pilih adalah sharing sama beberapa orang, termasuk dengan oarng yang aku sayang itu.
Setelah acara sharing ku dengan yang lain dan yang lain sharing sama aku, aku kembali ke bangku aku duduk sendiri. Dede sang bendahara datang menagih ku, aku cuma bayar 1000 padahal hutang ku 4000. Kemudian hal yang sulit aku percaya terjadi, dimana Dede mengajak aku photobox. Ya aku jawabnya sambil becanda, tapi ternyata dia bersungguh, akhirnya jadi. Yang pertamanya hanya aku dgn Dede menjadi aku dgn gank-nya Dede. Narcis Cute : Dede, Rani, Yuli, Liswati dan Asih.
Besoknya.
Ga ada yang penting hanya Asih yang jauh lebih sering curhat sama aku, itu ga penting tapi spesial. Juga hari ini pun aku ngasih tau Fani klo Yuli suka dia yang jawabannya ditolak dengan alasan Yuli "cepot" ---CEwe knalPOT---. Ahk klo pun jadi pasti ga bakalan lama.
24 jam setelah pulang sekolah di hari itu aku dan jepri pergi ke warnet dulu buat nge-scan photo nya Rani. DAn besok paginya aku langsung print
POINT 2
"Senin, 6 nopember 2006"
BT. Aku ngerasa jauh sama mereka, i fell so down today, i fell like they wish dead upon me and they like not like me. what i ever do something wrong ? if i ever can you give me your sorry althought it's hard to give to me. Why no one can make me up ?
DAn besok nya ga jadi membaik. Masih BT.
POINT 2.2
Saat pertama aku masuk kelas, aku langsung buka jaket ijo yang baru pertama aku pakai, sebenernya sich ga PD cuman.....Lalu datang FAni dan ngobrol sama dia beberapa menit karena langsung datang Jepri yang datang dengan radio anehnya ---masa radio udagh bagus tapi suaranya jelek--- ---oake batre cass lagi---. tapi bagus lah sekedar tambahan utk hiburan dalam kelas yang kurang.
Suara bel pun terdengar jelas dgn begitu pelajaran dimulai dan Geografi yang pertama mengajar ---sempat pertama kali aku protes pada sekolah, knpa ipa ada geografi---. Adalah bapak Yayat yang mengajar.
Di binder ku terdapat hasil print itu ---photo Rani--- dan kebetulan disaat sore hari Rhega dan Nursandy melihatnya dan bertanya padaku "ini siapa ?". Aku heran pada mereka, knapa temennya sendiri ga dikenalnya sich ?????
PONIT 2.3
Aku hanyalah saksi mata atas kehidupan yang terjadi dalam kelas dan menumpahkannya kedalam "benda mati" sehingga menjadi saksi bisu seperti apa yang terjadi pada hari ini. Kamis, 09 november 2006.
Pada mulanya terlihat Fani, Nuri dan Rena ---anak kelas tiga--- yang sedang ngomongin sesuatu tentang,,,,itulah ga enak klo disebutin. Juga terlihat Shinta eot, Feni dan Wiwin slanky yang sedang ngobrol serius, aku juga ga tau mereka ngomong apaan karena mereka terlalu kecil dalam nada bicaranya, tapi yang jelas itu adalah masalah keluarganya Feni, yang menjadikannya ---Feni--- jadi banyak diem.
Lalu datang Fani setelah "bisnis" nya dibelakang sana. Dan dia menunjukan sejenis lembaran tentang "how to use condom" trus maksa lagi buat dimasukin kedalam binderku yang maha terbuka itu. Ga dech !
Perasaan ku jenuh banget hari ini sampai disuatu ketika Asih dateng menghampiriku hanya untuk berkata "Nanti pulang bareng lagi jadi bisa diongkosin lagi !" lalu pergi. Tanpa kuduga Feni langsung berkata dengan polosnya "jangan mau, datang klo ada butuhnya aja" dan aku hanya tersenyum kecil.
"in trouble day"
Hari ini mungkin menjadi hari paling trouble yang pernah ada, seperti waktu pelajaran biologi berlangsung. PLAK, Fani ditampar oleh bapa ade selaku guru biologi karena Fani sedari praktek biologi malah main-main dan cengengesan terus, emang sich dia maen nya sama aku dan aku ga kena tampar, jadi ngerasa bersalah.
Besoknya masih tetap jadi trouble day , karena selaku anak kelas 2 ipa kelasnya lagi direnovasi jadi ga ada kelas 1 pun. Tapi kenapa ga dipulangin aja malah didiemin selama 5 jam. Sial.
"kamu sini dech Dede mau curhat" kata Dede padaku yang dibarengi dengan menarik tangan ku ke suatu ruangan kelas yang lagi direnovasi juga. disana Dede sharing sama aku tentang rasa sukanya sama Anggi anak OSIS juga sama kaya Dede, tapi Dede khan punya cowo namanya Acep Sang Ketua Osis. Dia berniat mendua tapi ku nasehatin untuk tidak melakukannya, dan akhirnya engga terjadi.
Kemudian datang Gank Narcis Cute ---tapi tanpa Asih--- semua sharing antara satu dgn yang lainnya. sampai suatu ketika Rani pun sharing tentnag long distance relasionship nya sama Alko yang sekarang ada di Palembang. Semua kata hatinya pun keluar tanpa ada yang tersisa hingga air matanya pun sudah tidak bias ditahan lagi. Ada 2 yang aku sesali di hari itu :
1) kenapa aku terus biarin dia terus bercerita tentang Alko yang malah membuat dia menangis seperti itu.
2) kemana ke dua sayapku dan kemana kalimat ku saat sangat diperlukan, hanya kalimat kosong lah yang hari itu terlontar.
setelah selesainya Jepri datang memaksa menceritakan semuanya. Gila, ga mungkin kali diceritain lagi. Hal bodoh pun terjadi, Jepri kabur 2 menit sebelum bubaran yang menjadikannya besok harus menghadap Pa Teguh selaku yang melihatnya.